Melatih Kecerdasan Spiritual guna Menjadi Orang yang Lebih Baik

Melatih Kecerdasan Spiritual guna Menjadi Orang yang Lebih Baik


Melatih Kecerdasan Spiritual guna Menjadi Orang yang Lebih Baik

Kecerdasan spiritual ialah salah satu dimensi dalam kesehatan insan yang dirumuskan di samping kesehatan jasmani dan mental. Kecerdasan spiritual dapat digambarkan sebagai format upaya insan dalam mengejar harapan, arti, dan ketenangan dalam hidupnya.

Berdasarkan keterangan dari World Health Organization (WHO) ada tiga komponen urgen yang merupakan pengertian sehat menurut konsep hidup sehat yang sebenarnya, mencakup sehat jasmani, sehat emosional, dan mempunyai kesejahteraan sosial. Namun, sejumlah tahun terakhir, sebagian berpengalaman telah menambahkan kepintaran spiritual sebagai salah satu hal penyeimbang ketiga konsep dasar tersebut. Tipe kepintaran ini sebetulnya dapat disaksikan menurut kegiatan otak insan saat mengerjakan hal yang bermanfaat untuk kesehatan jiwanya, contohnya saja bermeditasi atau beribadah.

Spiritualitas bersangkutan erat dengan kesehatan sebab pada dasarnya tubuh, pikiran, dan jiwa saling berhubungan. Kesehatan pada satu aspek akan dominan  pada aspek kesehatan lainnya. Beberapa riset bahkan mengejar bahwa pemikiran positif dan kekuatan yang ditemukan insan dari agama turut berkontribusi terhadap kesembuhan dan kesehatan manusia. Meski kepintaran spiritual dirasakan sebagai komponen urgen dalam kehidupan, tetapi sulit untuk diulas menjadi indikator-indikator yang bisa diukur secara ilmiah.
Karakteristik Kecerdasan Spiritual

Umumnya, seseorang yang memiliki kepintaran spiritual tinggi bakal memiliki ciri khas sebagai berikut:

  •     Memiliki kesadaran diri, memahami apa yang menjadi nilai dalam hidupnya, apa yang dia percayai, dan apa yang memotivasinya.
  •     Mampu menanggulangi masalah cocok prinsip dan kepercayaan yang dipegangnya.
  •     Menghargai keberagaman dan menampik untuk mengerjakan kekerasan pada orang lain.
  •     Merasa perlu memahami akar permasalahan dan mempunyai kecenderungan untuk mengemukakan pertanyaan dasar.
  •     Mampu menyadari hubungan antara objek dan sekian banyak  fenomena yang sedang terjadi.
  •     Mampu mempunyai dan berpegang teguh pada kepercayaan sendiri yang mungkin bertolak belakang dari banyak sekali orang.
  •     Memiliki respons dan manajemen stres yang lebih baik.

Sementara, seorang pakar spiritualitas mendefinisikan kepintaran spiritual sebagai keterampilan menggunakan spiritualisme untuk menjangkau tujuan dan memecahkan sebuah masalah. Menurutnya, kepintaran spiritual terdiri dari empat keterampilan berikut:

    Memiliki kesadaran diri yang baik.
    Mampu mengambil guna dan arti dari empiris sehari-hari.
    Mampu memanfaatkan sumber daya spiritual guna memecahkan masalah.
    Berbudi luhur.

Tips Melatih Kecerdasan Spiritual

Setiap orang mempunyai panggilan hidup dan kesadaran spiritual yang menarik dan berbeda-beda. Namun tujuannya sama, yakni untuk menggali rasa damai dan ketenangan batin. Tiap orang memiliki teknik yang bertolak belakang untuk mencapai kepintaran spiritualnya, contohnya saja melewati berdoa, meditasi, penegasan positif terhadap diri sendiri (afirmasi), mendendangkan lagu-lagu rohani, menyimak buku-buku inspirasional, berlibur ke alam terbuka, sampai melakukan pekerjaan kerelawanan.

Beberapa tips ini barangkali dapat menolong Anda melatih kepintaran spiritual:

    Merefleksikan diri terhadap arti hidup.
    Mengikuti kegiatan bakti sosial. Berpartisipasi dalam pekerjaan amal terhadap sesama bisa memberi kesempatan untuk Anda guna bertemu dengan orang-orang yang mempunyai panggilan batin yang serupa.
    Mau menerima dan membuka diri terhadap evolusi dalam hidup.
    Melakukan kebajikan terhadap orang beda baik yang dikenal maupun tidak dikenal tanpa pamrih.

Di samping meningkatkan kepintaran spiritual, tidak boleh lupa guna senantiasa meningkatkan kepintaran emosional dan intelektual. Terus tingkatkan kualitas kehidupan kita dengan berjuang menjadi insan yang lebih baik dan tidak jarang kali berdoa untuk Tuhan Yang Maha Esa. Sebagai pelengkap, syukuri apa juga yang telah dipunyai demi dapat mendapatkan ketenangan spiritual.                       
Share This :
Jika Ada Saran, Masukan, Kritikan Jangan Sungkan Berkomentar atau Hubungi Kami Di Halaman Contact Us

Terima Kasih Sudah Berkunjung :)